KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

DATA POKOK
KEBUDAYAAN

Rambu Adat Berhutan
OTB20181208006817

place , SUMATERA UTARA
Last Update : 08 Dec 2018

Profil Objek Tak Benda

No. Induk Objek Tak Benda :
OTB20181208006817
Kategori Pemajuan :
-
Sub Subjek :
-

Detail Warisan Budaya Benda

Domain Unseco
Tradisi dan Ekspresi Lisan
Kategori Unseco
* Data belum tersedia
Dokumen
* Data belum tersedia
Video
* Data belum tersedia
Info Tambahan
Nama Isi
Id Catat Prim 6817 Tahun Catat 2016 Identification Norma dan nilai adat masyarakat melayu Sumatera Timur merupakan sistem yang aktif menata seluruh aktivitas kehidupan masyarakatnya, diantaranya adalah keharusan dan kewajiban masyarakat untuk selalu menjaga alam lingkungannya. Karena dalam agama Islam, sangat diharapkan untuk selalu memperhatikan lingkungan alam dan kelestarian hutan. Hutan hanya boleh dirambah jika sangat perlu sekali, misalnya untuk perladangan atau membuat dusun, membuat perahu, rumah serta untuk ramuan Perilaku terhadap alam lingkungan diawasi dengan pepatah adat yang berbunyi ; Kalau taka ada laut, hampalah perut Bila taka ada hutan, binasalah badan Kalu binasa hutan yang lebat Rusak lembaga hilanglah adat Sangat banyak istilah yang ada dalam masyarakat Melayu dalam rangka upaya pelestarian ekosistem hutan seperti ?pantang rimba larangan?, ? rimba kepungan?, kepungan sialang, dan lain-lain. Oleh karena itu juga ratusan petuah dan amanat Melayu meperlihatkan keseimbangan alam lingkungan agar jangan masyarakat merusak alamnya. Seperti: Tanda orang memegang amanah Pantang merusak hutan dan tanah Tanda ingat ke hari tua, laut dijaga bumi dipelihara Tanda ingat adat lembaga, laut dikukung hutan dijaga Siapa sadar dirinya khalifah, terhadap alam tak akan menyalah Beramu tak merusak kayu Berotan tak merusak hutan Bergetah tak merusak rimba Berumah tak merusak tanah Berkebun tak merusak dusun Berkampung tak merusak gunung Berladang tak merusak padang Dalam masyarakt melayu, terdapat beberapa tanda atau rambu-rambu dalam larangan di hutan, antara lain : Tanda tambah (+) : tanda batas kait yang diberikan kepada seseorang, yang lamanya hanya bila tanda itu lapuk yaitu lebih kurang 4 bulan Tanda (X) : tanda larangan untuk belantik, ranjau dan lain-lain yang diperkenankan dengan izin penguasa. Tanda bulan-bulan (O) : taanda larangan ini diperuntukkan untuk pohon-pohon dihutan agar jangan diambil orang. Tanda lambai-lambai : adalah tanda yang dibuat oleh penguasa kerajaan setiap penjuru hutan larangan dan kemudian didirikan tanda tambah dan direntangkan lambai-lambai itu yang terbuat dari daun kelapa muda yang diikat dengan tali. Kulang-kulang rotan : tanda yang dibuat oleh kerajaan jika ada sarang lebah dipohon itu agar jangan diganggu. Tanda aruhan : tanda tambah pada anak sungai atau alur sungai untuk tempat rakyat memancing ikan dan disitulah dibuat batur-batr yaitu beberapa buah batuselaku tanda supaya kelihatan pada orang. Tanda pinah-pinahan : tanda untuk larangan membuat lubuk, dan diseberang menyeberang lubuk itu didirikan tanda tambah dan dirancangkan tali dan pangkal tali terikat pada tanda tambah lainnya, pada lubuk itu digantung jagung yang disebut pinahan. Domain Catat Pengetahuan dan Kebiasaan Perilaku Mengenai Alam dan Semesta Ocupation Sumatra Utara
Sumber
https://dapobud.kemdikbud.go.id

Whoops, looks like something went wrong.

(1/1) ErrorException

file_put_contents(/home/admin/web/dapobud.kemdikbud.go.id/public_html/storage/framework/sessions/fRmhVPfetTu7JPDP3i2EqyaIqT0wOFy4tQd4bBfM): failed to open stream: No space left on device

in Filesystem.php line 122
at HandleExceptions->handleError(2, 'file_put_contents(/home/admin/web/dapobud.kemdikbud.go.id/public_html/storage/framework/sessions/fRmhVPfetTu7JPDP3i2EqyaIqT0wOFy4tQd4bBfM): failed to open stream: No space left on device', '/home/admin/web/dapobud.kemdikbud.go.id/public_html/vendor/laravel/framework/src/Illuminate/Filesystem/Filesystem.php', 122, array('path' => '/home/admin/web/dapobud.kemdikbud.go.id/public_html/storage/framework/sessions/fRmhVPfetTu7JPDP3i2EqyaIqT0wOFy4tQd4bBfM', 'contents' => 'a:3:{s:6:"_token";s:40:"rNEccrf8nJotFLZOg1qxugaplnXQlhi00yENIHdy";s:9:"_previous";a:1:{s:3:"url";s:92:"https://dapobud.kemdikbud.go.id/objek-tak-benda/5c0b8dab2a343b4324a0c97a/rambu-adat-berhutan";}s:6:"_flash";a:2:{s:3:"old";a:0:{}s:3:"new";a:0:{}}}', 'lock' => true))
at file_put_contents('/home/admin/web/dapobud.kemdikbud.go.id/public_html/storage/framework/sessions/fRmhVPfetTu7JPDP3i2EqyaIqT0wOFy4tQd4bBfM', 'a:3:{s:6:"_token";s:40:"rNEccrf8nJotFLZOg1qxugaplnXQlhi00yENIHdy";s:9:"_previous";a:1:{s:3:"url";s:92:"https://dapobud.kemdikbud.go.id/objek-tak-benda/5c0b8dab2a343b4324a0c97a/rambu-adat-berhutan";}s:6:"_flash";a:2:{s:3:"old";a:0:{}s:3:"new";a:0:{}}}', 2)in Filesystem.php line 122
at Filesystem->put('/home/admin/web/dapobud.kemdikbud.go.id/public_html/storage/framework/sessions/fRmhVPfetTu7JPDP3i2EqyaIqT0wOFy4tQd4bBfM', 'a:3:{s:6:"_token";s:40:"rNEccrf8nJotFLZOg1qxugaplnXQlhi00yENIHdy";s:9:"_previous";a:1:{s:3:"url";s:92:"https://dapobud.kemdikbud.go.id/objek-tak-benda/5c0b8dab2a343b4324a0c97a/rambu-adat-berhutan";}s:6:"_flash";a:2:{s:3:"old";a:0:{}s:3:"new";a:0:{}}}', true)in FileSessionHandler.php line 83
at FileSessionHandler->write('fRmhVPfetTu7JPDP3i2EqyaIqT0wOFy4tQd4bBfM', 'a:3:{s:6:"_token";s:40:"rNEccrf8nJotFLZOg1qxugaplnXQlhi00yENIHdy";s:9:"_previous";a:1:{s:3:"url";s:92:"https://dapobud.kemdikbud.go.id/objek-tak-benda/5c0b8dab2a343b4324a0c97a/rambu-adat-berhutan";}s:6:"_flash";a:2:{s:3:"old";a:0:{}s:3:"new";a:0:{}}}')in Store.php line 128
at Store->save()in StartSession.php line 88
at StartSession->terminate(object(Request), object(Response))in Kernel.php line 218
at Kernel->terminateMiddleware(object(Request), object(Response))in Kernel.php line 189
at Kernel->terminate(object(Request), object(Response))in index.php line 64